• [Kamis 23/05/2012] Naruto 587
  • [Kamis 23/05/2012] One Piece 668
  • [Kamis 23/05/2012] Bleach 493
  • [Minggu 27/05/2012] Fairy Tail 284
  • Tampilkan postingan dengan label Tugas Sekolah. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Tugas Sekolah. Tampilkan semua postingan

    Royan Arizal

    Transjavin

    02 Februari 2012

    (2) Comments

    TRANSJAVIN adalah sebuah program aplikasi penerjemah bahasa alami dari bahasa Indonesia ke bahasa Jawa dan sebaliknya. Transjavin mampu menerjemahkan tidak hanya satu kata namun juga beberapa kalimat atau paragraf sekaligus.
    Fitur yang ditambahkan pada Transjavin (Open Source 1.0)
    ini antara lain :
    1. Pengeditan database bahasa
    2. Setting database
    3. Fitur standard teks editor
    4. Pengecekan idiom
    5. Penghapusan karakter sampah
    6. Analisis bentuk kata
    7. Peningkatan kecepatan penerjemahan
    8. Source Code program

    -----------------------------------------------------------------------------
    Nama         : Transjavin
    Ukuran File : 615 kb
    Download Disini
    -----------------------------------------------------------------------------

    01 Februari 2012

    (0) Comments

    PENGERTIAN SISTEM & PEMERINTAHAN
    Sistem berarti suatu keseluruhan yang terdiri atas beberapa bagian yang mempunyai hubungan fungsional.
    Pemerintahan dalam arti luas adalah pemerintah/lembaga-lembaga negara yang menjalankan segala tugas pemerintah baik sebagai lembaga eksekutif, legislative, maupun yudikatif. Sistem pemerintahan ada 3, yaitu :
    1. Sistem Pemerintahan Presidensil
    2. Sistem Pemerintahan Parlementer
    3. Sistem Pemerintahan Campuran
    SISTEM PEMERINTAHAN DI INDONESIA
    Sistem Pemerintahan di Indonesia terbagi atas beberapa periode, antara lain :
    1. Sistem Pemerintahan  Orde Lama (Presidensil)
    Orde Lama
    Masa orde lama merupakan masa revolusioner, dibawah komando Bung Karno telah mengikrarkan suatu wilayah dari Sabang sampai Merauke dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pergolakan politik dalam negeri yang begitu cepat berubah tidak menggoyahkan Bung Karno sebagai Pemimpin Besar Revolusi. Kekuasaan Bung Karno berakhir pasca diterbitkannya Supersemar (yang penuh dengan kontraversi), dengan dilantiknya Jendral Suharto sebagai Presiden RI ke-2 oleh MPRS pada tanggal 27 Maret 1968.
    Sistem Pemerintahan menurut UUD 1945 sebelum diamandemen
    Berdasarkan UUD 1945 sebelum diamandemen, sistem pemerintahan Indonesia adalah presidensil dengan ciri-ciri :
    1. Kekuasaan tertinggi diberikan rakyat kepada MPR.
    2. DPR sebagai ’peyetuju’ UU.
    3. Presiden sebagai pembuat UU dan penyelenggara pemerintahan.
    4. DPA sebagai pemberi saran kepada pemerintahan.
    5. MA sebagai lembaga pengadilan dan penguji aturan.
    6. BPK pengaudit keuangan.
    Tahun 1945 – 1949
    Namun, pada tahun 1945-1949, terjadi penyimpangan dari ketentuan UUD 1945, antara lain:
    a. Berubah fungsi KNIP dari pembantu presiden menjadi badan yang diserahi kekuasaan legislatif dan ikut menetapkan GBHN yang merupakan wewenang MPR.
    b. Terjadinya perubahan sistem kabinet presidensial menjadi kabinet parlementer berdasarkan usul BP – KNIP.
    Tahun 1959 – 1966  (Demokrasi Terpimpin)
    Pada tahun 1950, badan Konstituante diserahi tugas untuk membuat UUD baru yang sesuai dengan amanat UUDS 1950, namun sampai pada tahun 1959 konstitusi baru belum juga dibuat. Maka Presiden Soekarno pun mengeluarkan sebuah dekrit yang membubarkan Konstituante, mengakhiri masa parlementer, dan digunakannya kembali UUD 1945. Dekrit ini biasa dikenal dengan Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Masa sesudah ini lazim disebut masa Demokrasi Terpimpin.
    Dengan kembali berlakunya UUD 1945, maka otomatis sistem pemerintahan kembali pada sistem presidensil. Disini presiden mempunyai kekuasaan mutlak dan dijadikannya alat untuk melenyapkan kekuasaan-kekuasaan yang menghalanginya sehingga nasib parpol ditentukan oleh presiden (10 parpol yang diakui). Tidak ada kebebasan mengeluarkan pendapat.
    Kelebihan dan kekurangan
    a.  Keberhasilan pada Orde Lama adalah nation building yang sangat kuat dan diplomasi luar-negeri yang sangat besar terhadap dunia.
    b.  Kegagalan Orde Lama adalah masalah ekonomi yang kian turun, stabilitas politik-keamanan sangat kurang, dan konstitusi yang tidak komitmen.
    2. Sistem Pemerintahan Orde Lama (Parlementer)
    • Negaranya bernama Republik Indonesia Serikat dengan Republik Indonesia sebagai salah satu negara bagian
    • Kepala negaranya Presiden sedangkan kepala pemerintahannya Perdana Menteri
    • Pengaruh presiden cenderung lebih dominan di mata rakyat
    • Menggunakan konstitusi RIS sampai dibubarkannya RIS di tahun 1959
     Sistem pemerintahan orde lama merupakan awal sejarah pemerintahan bangsa Indonesia. Pada masa orde lama inilah, bangsa kita baru memulai menata segala perihal aturan dalam mengelola negara. Saat itu, kita baru saja memproklamirkan diri menjadi negara merdeka meskipun belum bebas seratus persen dari kekuasaan penjajah. Maka, bisa dikatakan bahwa era pemerintahan orde lama menjadi cikal bakal pengaturan sistem untuk bangsa Indonesia.
    Pemerintahan orde lama adalah pemerintahan negara Indonesia yang berlangsung di bawah pimpinan Soekarno. Pemerintahan orde lama berlangsung sejak proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945 hingga 1968. Orde baru merupakan nama yang diberikan oleh Soeharto yang berkuasa pada era orde baru. Soekarno sendiri tidak begitu suka dengan sebutan “orde lama” untuk era kepemimpinannya. Ia lebih suka menyebut eranya dengan sebutan “orde revolusi”.
    Setelah proklamasi kemerdekaan dikumandangkan, sejak itulah bangsa Indonesia mulai memasuki babak kehidupan baru sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat. Setelah perjuangan merebut kemerdekaan, tantangan selanjutnya adalah mengatur negara ini dengan sistem yang sesuai. Masa orde lama banyak melakukan trial and error terhadap sistem pemerintahan Indonesia. Indonesia mengalami perubahan sistem beberapa kali untuk mencari sistem paling sesuai. Salah satunya adalah sistem pemerintahan parlementer.
    Sistem pemerintahan parlementer juga pernah dianut Indonesia pada masa orde lama. Namun, sistem parlementer yang digunakan masih parlementer semu (quasy parlemenary). Pemerintahan parlementer lahir atas dasar konstitusi Republik Indonesia Serikat pada 1950. Sutan Syahrir merupakan perdana menteri pertama di dalam sistem pemerintahan ini.
    Belajar dari trial and error-nya sistem pemerintahan Indonesia masa orde lama harusnya menjadikan Indonesia lebih tahu sistem apa yang harus diterapkan. Sayangnya, pada masa orde baru pun, banyak sekali terjadi gejolak karena tidak sesuainya sistem pemerintahan yang diterapkan. Namun, pada era reformasi ini, kondisi sistem pemerintahan Indonesia sepertinya makin membaik dengan menggunakan sistem demokrasi Pancasila.
    Semua ini tidak lepas dari proses belajar sejak diberlakukannya berbagai sistem pemerintahan di era orde lama. Kita tidak bisa memungkiri bahwa dari orde lamalah bangsa kita mulai cerdas dan membangun tatanan pemerintahan yang lebih baik.
    3. Sistem Pemerintahan Orde Baru
    • Latar Belakang Lahirnya Orde Baru
    1. Terjadinya peristiwa Gerakan 30 September 1965
    2. Keadaan perekonomian semakin memburuk dimana inflasi mencapai 600%
    3. Adanya TRITURA
    4. Turunnya wibawa dan kekuasaan presiden Sukarno
    5. Dikeluarkannya SUPERSEMAR
    Presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan (presidensiil) tapi masa jabatannya tidak jelas (sekali masa jabatan dan sesudahnya dapat dipilih kembali tanpa kejelasan sampai berapa kali. Legislatif terdiri dari fraksi partai, fraksi golongan non-partai, fraksi ABRI yang memiliki dua fungsi yaitu selain sebagai alat negara juga memiliki fungsi politik-representatif. Masih terdapat DPA yang bertugas memberi pertimbangan kepada presiden tapi presiden tidak wajib mengikuti pertimbangan tersebut. Kekuasaan tertinggi berada di tangan MPR.
    • Pelaksanaan Orde Baru
    1. Kekuasaan dipegang penuh oleh Presiden
    2. Awalnya kehidupan demokrasi di Indonesia menunjukkan kemajuan.
    3. Perkembangannya, kehidupan demokrasi di Indonesia tidak berbeda dengan masa Demokrasi Terpimpin.
    4. Untuk menjalankan Demokrasi Pancasila maka Indonesia memutuskan untuk menganut sistem pemerintahan berdasarkan Trias Politika tetapi itupun tidak diperhatikan/diabaikan.
    • Lembaran Kelam Orde Baru
    1. Diskriminasi non-pribumi ditambah adanya penganiayaan
    2. Pengadilan dan penghukuman oknum-oknum G30S/PKI yang tidak relevan
    3. Terjadinya tragedi-tragedi dan kerusuhan berdarah di tahun 1998
    4. Separatisme mulai berkembang di Papua dan Aceh
    5. Budaya bapakisme sangat berkembang
    • Kekurangan Orde Baru
    1. Semaraknya korupsi, kolusi, nepotisme
    2. Pembangunan Indonesia yang tidak merata
    3. Pelanggaran HAM kepada masyarakat non pribumi
    4. Kritik dibungkam dan oposisi diharamkan
    5. Penggunaan kekerasan untuk menciptakan keamanan
    6. Menurunnya kualitas birokrasi Indonesia
    7. Pelaku ekonomi yang dominan adalah lebih dari 70% aset kekayaaan negara
    • Kelebihan Orde Baru
    1. Perkembangan GDP per kapita Indonesia yang pada tahun 1968 hanya AS$70 dan pada 1996 telah mencapai AS$1.565
    2. Sukses transmigrasi
    3. Sukses KB
    4. Sukses memerangi butahuruf
    5. Sukses swasembada pangan
    6. Pengangguran minimum
    7. Sukses REPELITA (Rencana Pembangunan Lima Tahun)
    8. Sukses Gerakan Wajib Belajar
    9. Sukses Gerakan Nasional Orang-Tua Asuh
    10. Sukses keamanan dalam negeri
    11. Investor asing mau menanamkan modal di Indonesia
    12. Sukses menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta produk dalam negeri
    • Runtuhnya Orde Baru
    1. Penyebab utama runtuhnya kekuasaan Orde Baru adalah adanya krisis moneter tahun 1997. KKN semakin merajalela, sementara kemiskinan rakyat terus meningkat. Terjadinya ketimpangan sosial yang sangat mencolok menyebabkan munculnya kerusuhan sosial. Muncul demonstrasi besar-besaran yang digerakkan oleh mahasiswa dengan tuntutan utama kaum demonstran adalah perbaikan ekonomi dan reformasi total.
    2. Akhirnya pada tanggal 21 Mei 1998 Presiden Soeharto mengundurkan diri dan menyerahkan jabatannya kepada wakil presiden B.J. Habibie. Peristiwa ini menandai berakhirnya kekuasaan Orde Baru dan dimulainya Orde Reformasi.
    • Kesimpulan
    Sistem pemerintahan yang digunakan pada masa orde baru secara tertulis adalah demokratis Presidensiil, akan tetapi secara riil sistem presidensiil tersebut dilaksanakan secara otoriter, patronistik, dan penuh dengan KKN serta cenderung menentang Pancasila, walaupun ditimbulkan kesan bahwa orde baru adalah Pancasilais. Terlebih tidak terdapat masa jabatan yang pasti bagi presiden sebagaimana ciri sistem presidensiil yang benar.
    3. Sistem Pemerintahan Reformasi
    Sistem presidensiil dengan masa jabatan yang pasti (dua kali lima tahun). Konsitusinya tetap UUD Negara RI 1945 dengan empat kali perubahan. Kekuasaan tertinggi tidak lagi dipegang oleh MPR. DPA dihapus tapi legislatifnya ditambah DPD, yang membuat legislatifnya memiliki sistem trikameral. Trias Politika berjalan rancu karena sifatnya baru pembagian kekuasaan bukan pemisahan kekuasaan, terlebih terdapat badan lain seperti lembaga eksaminatif disamping lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
    Orde reformasi muncul setelah bangsa Indonesia dilanda krisis moneter yang berdampak pada krisis ekonomi, krisis politik, dan krisis sosial. Selain itu muncul pula krisis hukum, identitas, budaya, dan kepercayaan. Rakyat pun menuntut Soeharto untuk meletakkan jabatannya dan melakukan reformasi. Setelah Soeharto mengundurkan diri, sistem ketatanegaraan berubah secara cepat, termasuk kebijakan mengamandemen UUD 1945.
    • Alasan Lain Perlunya Amandemen
    1. Ruh dan pelaksanaan konstitusinya jauh dari paham konstitusi itu sendiri.
    2. Secara historis, UUD 1945 memang didesain oleh para pendiri sebagai konstitusi yang bersifat sementara dan ditetapkan dalam suasana tergesa-gesa.
    3. Secara filosofi, ide dasar dan substansi UUD 1945 telah menggabungkan antara paham kedaulatan rakyat dan paham integralistik.
    4. Secara yuridis, UUD 1945 telah mengatur prinsip dan mekanisme perubahan konstitusi.
    5. Berdasarkan pertimbangan praktis, UUD 1945 sudah lama tidak dijalankan secara murni dan konsekuen.
                Sebelum diadakan amandemen UUD 1945, sebagai konstitusi tertulis UUD 1945 menyediakan satu pasal yang khusus mengatur tentang cara perubahan UUD, yaitu pasal 37, yang berbunyi :
    a. Untuk mengubah UUD sekurang-kurangnya 2/3 daripada jumlah anggota MPR harus hadir.
    b. Putusan diambil dengan persetujuan sekurang-kurangnya 2/3 jumlah anggota yang hadir.
    Amandemen UUD 1945 dilaksanakan secara bertahap, yaitu:
    1. Amandemen Pertama            (19 Oktober 1999)
    2. Amandemen Kedua    (18 Agustus 2000)
    3. Amandemen Ketiga    (10 November 2001)
    4. Amandemen Keempat            (10 Agustus 2002)
    • Kelebihan Sistem Pemerintahan Indonesia
    1. Presiden dan menteri selama masa jabatannya tidak dapat dijatuhkan DPR.
    2. Pemerintah punya waktu untuk menjalankan programnya dengan tidak dibayangi krisis kabinet.
    3. Presiden tidak dapat membekukan dan atau membubarkan DPR.
    • Kelemahan Sistem Pemerintahan Indonesia
    1. Ada kecenderungan terlalu kuatnya otoritas dan konsentrasi kekuasaan di tangan Presiden.
    2. Sering terjadinya pergantian para pejabat karena adanya hak perogatif presiden.
    3. Pengawasan rakyat terhadap pemerintah kurang berpengaruh.
    4. Pengaruh rakyat terhadap kebijaksanaan politik kurang mendapat perhatian.

    08 Agustus 2011

    (0) Comments

    Nih, bagi yang belum selesai tugas elektronika, saya share langsung Copy Paste aja.

    Wires and connections

     Component   Circuit Symbol  Function of Component
    Wire wire symbol To pass current very easily from one part of a circuit to another.
    Wires joined wires joined symbol A 'blob' should be drawn where wires are connected (joined), but it is sometimes omitted. Wires connected at 'crossroads' should be staggered slightly to form two T-junctions, as shown on the right.
    Wires not joined wires crossing but not joined symbol In complex diagrams it is often necessary to draw wires crossing even though they are not connected. I prefer the 'bridge' symbol shown on the right because the simple crossing on the left may be misread as a join where you have forgotten to add a 'blob'!

    Power Supplies

     Component   Circuit Symbol  Function of Component
    Cell cell symbol Supplies electrical energy.
    The larger terminal (on the left) is positive (+).
    A single cell is often called a battery, but strictly a battery is two or more cells joined together.
    Battery battery symbol Supplies electrical energy. A battery is more than one cell.
    The larger terminal (on the left) is positive (+).
    DC supply DC power supply symbol Supplies electrical energy.
    DC = Direct Current, always flowing in one direction.
    AC supply AC power supply symbol Supplies electrical energy.
    AC = Alternating Current, continually changing direction.
    Fuse fuse symbol A safety device which will 'blow' (melt) if the current flowing through it exceeds a specified value.
    Transformer transformer symbol Two coils of wire linked by an iron core. Transformers are used to step up (increase) and step down (decrease) AC voltages. Energy is transferred between the coils by the magnetic field in the core. There is no electrical connection between the coils.
    Earth
    (Ground)
    earth symbol A connection to earth. For many electronic circuits this is the 0V (zero volts) of the power supply, but for mains electricity and some radio circuits it really means the earth. It is also known as ground.

    Output Devices: Lamps, Heater, Motor, etc.

     Component   Circuit Symbol  Function of Component
    Lamp (lighting) lamp (lighting) symbol A transducer which converts electrical energy to light. This symbol is used for a lamp providing illumination, for example a car headlamp or torch bulb.
    Lamp (indicator) lamp (indicator) symbol A transducer which converts electrical energy to light. This symbol is used for a lamp which is an indicator, for example a warning light on a car dashboard.
    Heater heater symbol A transducer which converts electrical energy to heat.
    Motor motor symbol A transducer which converts electrical energy to kinetic energy (motion).
    Bell bell symbol A transducer which converts electrical energy to sound.
    Buzzer buzzer symbol A transducer which converts electrical energy to sound.
    Inductor
    (Coil, Solenoid)
    inductor symbol A coil of wire which creates a magnetic field when current passes through it. It may have an iron core inside the coil. It can be used as a transducer converting electrical energy to mechanical energy by pulling on something.

    Switches

     Component   Circuit Symbol  Function of Component
    Push Switch
    (push-to-make)
    push-to-make switch symbol A push switch allows current to flow only when the button is pressed. This is the switch used to operate a doorbell.
    Push-to-Break Switch push-to-break switch symbol This type of push switch is normally closed (on), it is open (off) only when the button is pressed.
    On-Off Switch
    (SPST)
    SPST on-off switch symbol SPST = Single Pole, Single Throw.
    An on-off switch allows current to flow only when it is in the closed (on) position.
    2-way Switch
    (SPDT)
    SPDT switch symbol SPDT = Single Pole, Double Throw.
    A 2-way changeover switch directs the flow of current to one of two routes according to its position. Some SPDT switches have a central off position and are described as 'on-off-on'.
    Dual On-Off Switch
    (DPST)
    DPST switch symbol DPST = Double Pole, Single Throw.
    A dual on-off switch which is often used to switch mains electricity because it can isolate both the live and neutral connections.
    Reversing Switch
    (DPDT)
    DPDT switch symbol DPDT = Double Pole, Double Throw.
    This switch can be wired up as a reversing switch for a motor. Some DPDT switches have a central off position.
    Relay relay symbol An electrically operated switch, for example a 9V battery circuit connected to the coil can switch a 230V AC mains circuit.
    NO = Normally Open, COM = Common, NC = Normally  Closed.

    Resistors

     Component   Circuit Symbol  Function of Component
    Resistor resistor symbol A resistor restricts the flow of current, for example to limit the current passing through an LED. A resistor is used with a capacitor in a timing circuit.
    Some publications still use the old resistor symbol:  old zig-zag resistor symbol
    Variable Resistor
    (Rheostat)
    rheostat symbol This type of variable resistor with 2 contacts (a rheostat) is usually used to control current. Examples include: adjusting lamp brightness, adjusting motor speed, and adjusting the rate of flow of charge into a capacitor in a timing circuit.
    Variable Resistor
    (Potentiometer)
    potentiometer symbol This type of variable resistor with 3 contacts (a potentiometer) is usually used to control voltage. It can be used like this as a transducer converting position (angle of the control spindle) to an electrical signal.
    Variable Resistor
    (Preset)
    preset symbol This type of variable resistor (a preset) is operated with a small screwdriver or similar tool. It is designed to be set when the circuit is made and then left without further adjustment. Presets are cheaper than normal variable resistors so they are often used in projects to reduce the cost.

    Capacitors

     Component   Circuit Symbol  Function of Component
    Capacitor capacitor symbol A capacitor stores electric charge. A capacitor is used with a resistor in a timing circuit. It can also be used as a filter, to block DC signals but pass AC signals.
    Capacitor, polarised polarised capacitor symbol A capacitor stores electric charge. This type must be connected the correct way round. A capacitor is used with a resistor in a timing circuit. It can also be used as a filter, to block DC signals but pass AC signals.
    Variable Capacitor variable capacitor symbol A variable capacitor is used in a radio tuner.
    Trimmer Capacitor trimmer capacitor symbol This type of variable capacitor (a trimmer) is operated with a small screwdriver or similar tool. It is designed to be set when the circuit is made and then left without further adjustment.

    Diodes

     Component   Circuit Symbol  Function of Component
    Diode diode symbol A device which only allows current to flow in one direction.
    LED
    Light Emitting Diode
    LED symbol A transducer which converts electrical energy to light.
    Zener Diode zener diode symbol A special diode which is used to maintain a fixed voltage across its terminals.
    Photodiode photodiode symbol A light-sensitive diode.

    Transistors

     Component   Circuit Symbol  Function of Component
    Transistor NPN NPN transistor symbol A transistor amplifies current. It can be used with other components to make an amplifier or switching circuit.
    Transistor PNP PNP transistor symbol A transistor amplifies current. It can be used with other components to make an amplifier or switching circuit.
    Phototransistor Phototransistor symbol A light-sensitive transistor.

    Audio and Radio Devices

     Component   Circuit Symbol  Function of Component
    Microphone microphone symbol A transducer which converts sound to electrical energy.
    Earphone earphone symbol A transducer which converts electrical energy to sound.
    Loudspeaker loudspeaker symbol A transducer which converts electrical energy to sound.
    Piezo Transducer piezo transducer symbol A transducer which converts electrical energy to sound.
    Amplifier
    (general symbol)
    amplifier symbol An amplifier circuit with one input. Really it is a block diagram symbol because it represents a circuit rather than just one component.
    Aerial
    (Antenna)
    aerial symbol A device which is designed to receive or transmit radio signals. It is also known as an antenna.

    Meters and Oscilloscope

     Component   Circuit Symbol  Function of Component
    Voltmeter voltmeter symbol A voltmeter is used to measure voltage.
    The proper name for voltage is 'potential difference', but most people prefer to say voltage!
    Ammeter ammeter symbol An ammeter is used to measure current.
    Galvanometer galvanometer symbol A galvanometer is a very sensitive meter which is used to measure tiny currents, usually 1mA or less.
    Ohmmeter ohmmeter symbol An ohmmeter is used to measure resistance. Most multimeters have an ohmmeter setting.
    Oscilloscope oscilloscope symbol An oscilloscope is used to display the shape of electrical signals and it can be used to measure their voltage and time period.

    Sensors (input devices)

     Component   Circuit Symbol  Function of Component
    LDR LDR symbol A transducer which converts brightness (light) to resistance (an electrical property).
    LDR = Light Dependent Resistor
    Thermistor thermistor symbol A transducer which converts temperature (heat) to resistance (an electrical property).

    Logic Gates

    Logic gates process signals which represent true (1, high, +Vs, on) or false (0, low, 0V, off).
    For more information please see the Logic Gates page.
    There are two sets of symbols: traditional and IEC (International Electrotechnical Commission).
    Gate Type Traditional Symbol IEC Symbol Function of Gate
    NOT NOT gate traditional symbol NOT gate IEC symbol A NOT gate can only have one input. The 'o' on the output means 'not'. The output of a NOT gate is the inverse (opposite) of its input, so the output is true when the input is false. A NOT gate is also called an inverter.
    AND AND gate traditional symbol AND gate IEC symbol An AND gate can have two or more inputs. The output of an AND gate is true when all its inputs are true.
    NAND NAND gate traditional symbol NAND gate IEC symbol A NAND gate can have two or more inputs. The 'o' on the output means 'not' showing that it is a Not AND gate. The output of a NAND gate is true unless all its inputs are true.
    OR OR gate traditional symbol OR gate IEC symbol An OR gate can have two or more inputs. The output of an OR gate is true when at least one of its inputs is true.
    NOR NOR gate traditional symbol NOR gate IEC symbol A NOR gate can have two or more inputs. The 'o' on the output means 'not' showing that it is a Not OR gate. The output of a NOR gate is true when none of its inputs are true.
    EX-OR EX-OR gate traditional symbol EX-OR gate IEC symbol An EX-OR gate can only have two inputs. The output of an EX-OR gate is true when its inputs are different (one true, one false).
    EX-NOR EX-NOR gate traditional symbol EX-NOR gate IEC symbol An EX-NOR gate can only have two inputs. The 'o' on the output means 'not' showing that it is a Not EX-OR gate. The output of an EX-NOR gate is true when its inputs are the same (both true or both false).

    NB :
    - Simbol - simbol diatas bukan semua simbol listrik nanti di edit sendiri
    - Nanti di translate sendiri di google translate di bawah.
    - Kalau belum bisa ditranslate pilih Translate From English Translate To Indonesian
     
    Follow This Site Manga Reader Features | Tampilan Full Screen [F11] | Zoom [Arahkan cursor pada gambar] | SlideShow [Klik gambar]